Saturday, February 23, 2013

0 Toko Buku "Aku Malu"



Inilah pengalaman aku (setelah satu minggu di Jogja) saat beli buku di Malioboro, tak menyangka dan tak menduga. Aku merasa masih bodoh dan terlalu larut dalam kesenangan. Melupakan impian dengan kesenagan semata. Belajar hanya sekedar belajar bukan belajar untuk memahami. Namun mudah-mudahan penyesalan tak terlambat untuk diucapkan. Karena bagaimana pun, dunia ini nyata bukan mimpi bahagia yang selalu datang ketika kita terlelap. Dunia ini kejam, tidak selalu ada pahlawan yang akan memberantas kejahatan. Dunia ini hiburan, namun jangan sampai masa depan harus tergadaikan.

Beli buku apa mas…
Terdengar ditelinga ku…
Dengan kesibukan menata  buku…
Dan melayani para pembeli…
Aku hanya terdiam dan melihat-lihat…
Cari buku apa mas…?
Sekali lagi terdengar dengan sopan…
Namun aku masih saja terdiam…
Bukan karena gak mau ngomong…
Namun masih bingung, mau beli buku apa…?
Aku berjalan, terus melanjutkan pencarian ku…
Cari buku apa mas…?
Terdengar lagi, dari pedagang yang lain…
Buku Komunikasi, ada mbak..? Tanya ku…
Penerbit dan pengarangnya siapa mas…?
Aku terdiam sejenak…
Komunikasi social anda…? Tanya ku lagi…
Pengarangnya siapa mas…? Hanya itu yang dia ungkapkan…
Dalam hati aku bingung…
Apakah dia lebih tahu dari pada saya…
Heran…heran…dan heran…
Muncul dibenak ku…
Aku pun berjalan menuju toko buku lain…
Yang ada hanya jawaban sama…
Siapa penerbit dan pengarangnya…
Aku terdiam sejenak dan sedikit tertawa dalam hati…
Bukan menertawakan penjual buku…
Namun, menertawakan diri sendiri…
Entah apa yang aku tertawakan pada diri ku sendiri…
Karena baru menemukan hal semacam ini…
Ataukah, aku yang bodoh…
Tidak kenal pengarang buku…
Aku hanya bisa tertawa…
Dan tersenyum bahagia…
Ada pelajaran berharga…
Yang mengajari ku tentang sesuatu yang berharga…
Dan…
Toko buku lombok dengan Jogja memang berbeda jauh…

Mungkin bagi anda, ini hanya sekedar saja atau tidak bermakna sama sekali, namun bagi aku yang memiliki pengalaman yang kurang, aku perlu belajar banyak dari pengalaman sekecil apapun.


Post a Comment

komentar anda sangat berarti bagi kami, terima kasih telah membaca blog Rantauan Lombok Merantau

Simak juga Post Sarjana Muda 45 Minggu ini

Hidup hanyalah sekedar jalan-jalan untuk menikmati kehidupan, hidup hanyalah sekedar hembusan nafas untuk melangkah menikmati jeruji Tuhan, hidup hanyalah gambaran Tuhan akan kehidupan yang lebih abadi. Oleh karena itu…, tak perlu rebut, tak perlu risau, tak perlu bingung, tak perlu galau, tak perlu merasa tertipu, tak perlu merasa bahwa hidup ini tak adil, tak perlu memberontak, tak perlu bangga, tak perlu sombong. Yang perlu kita lakukan adalah menikmati setiap proses yang ada, karena proses akan menentukan bahwa jalan-jalan dibumi yang kita lakukan sukses atau gagal. (Surga ataukah Neraka).

Data Pengunjung

Popular Posts

My Archive RLM

 

Negara Pengunjung RLM


PUTRA NTB MENULIS
SEO Stats powered by MyPagerank.Net

Statistic RLM

LOGO

LOGO
PUTRA LOMBOK MENULIS "BATUJAI"

Translate