Wednesday, November 27, 2013

0 Selamat Menikmati Hidup



Sumber Gambar; uranelowbet.blogspot.com 



Terlihat tersudut dalam kebingunan, membisu bagai dikejar hutang, lemah tak berdaya melihat realita kehidupan yang tak karuan, sambil berguman ‘dunia sudah sempit’, Dengan wajah semeraut, kusam dan penuh kegelisahan Bersandar pada tembok megah dibalik dinding-dinding hati manusia yang sudah buta akan identitas. Berjalan tanpa batas, bergaul dengan kebebasan yang diberikan sama Tuhan, tanpa mengenal kemana, dimana, sampia kapan kebebasan itu direnggut. Apakah Tuhan tersenyum? apakah dunia menangis? Apakah waktu sudah bersahabat?

Dan kini…, dibiarkan begitu saja berlalu tanpa ada rasa takut dalam jiwa, hidup adalah hidup, hidup adalah mati, mati adalah hidup semuanya pasti akan terjadi. Kini, apakah?

Gila dengan tatapan mata...?
Ataukah gila dengan akal pikiran...?

biarlah semua berlalu dengan arti yang tak dimengerti, hidup terkadang mudah, hidup terkadang bahagia, hidup terkadang harus berbenturan dengan rasa emosi dunia yang tak karuan. Duduk termenung bukanlah satu-satu alasan untuk merenung, duduk termenung bukanlah kepastian akan kepasrahan, duduk memberi arti akan arti yang tak dimengerti, dengang melihat aktivitas kontradiktif yang gila akan kemewahan dunia.

            Kemunafikan akan realitas kini telah menjadi tren, kesenangan, kebahagiaan, bahkan diagung-agungkan karena membawa berkah kehidupan yang mewah. Kini…, hanya bisa terdiam dengan sudut pandang yang rendah, tak berarti, tak memiliki makna, karena semua sudah tidak berguna lagi. Mengurus dan diurus kini sudah menjadi bagian yang tak lazim (kepentingan), karena mengurus dan diurus sudah ada porsi dan keuntungan masing-masing. Kini…, biarlah dunia yang memutuskan dengan tangan-tangan Tuhan sebagai pelaksana keadilan yang tak ada kepentingan. Karena dengan begitu, maka kita akan mulai mengenal siapa diri kita yang dilahirkan ke dunia ini?


“Selamat menikmati kehidupan”


Post a Comment

komentar anda sangat berarti bagi kami, terima kasih telah membaca blog Rantauan Lombok Merantau

Simak juga Post Sarjana Muda 45 Minggu ini

Hidup hanyalah sekedar jalan-jalan untuk menikmati kehidupan, hidup hanyalah sekedar hembusan nafas untuk melangkah menikmati jeruji Tuhan, hidup hanyalah gambaran Tuhan akan kehidupan yang lebih abadi. Oleh karena itu…, tak perlu rebut, tak perlu risau, tak perlu bingung, tak perlu galau, tak perlu merasa tertipu, tak perlu merasa bahwa hidup ini tak adil, tak perlu memberontak, tak perlu bangga, tak perlu sombong. Yang perlu kita lakukan adalah menikmati setiap proses yang ada, karena proses akan menentukan bahwa jalan-jalan dibumi yang kita lakukan sukses atau gagal. (Surga ataukah Neraka).

Data Pengunjung

Popular Posts

My Archive RLM

 

Negara Pengunjung RLM


PUTRA NTB MENULIS
SEO Stats powered by MyPagerank.Net

Statistic RLM

LOGO

LOGO
PUTRA LOMBOK MENULIS "BATUJAI"

Translate