Wednesday, May 8, 2013

0 Perbudakan Muncul Dipermukaan Indonesia




Perbudakan adalah sebuah tindakan criminal dan melanggar UUD RI, sedangkan Menurut Mr. Wiki sendiri perbudakan adalah sebuah kondisi di saat terjadi pengontrolan terhadap seseorang (disebutbudak) oleh orang lain. Perbudakan biasanya terjadi untuk memenuhi keperluan akan buruh atau kegiatan seksual. Para budak adalah golongan manusia yang dimiliki oleh seorang tuan, bekerja tanpa gaji dan tidak mempunyai hak asasi manusia.

Hal ini terjadi beberapa minggu yang lalu, masyarakat indonesia dikagetkan dengan kejadian yang memilukan, sebuah praktik perbudakan yang dilakukan oleh warga indonesia sendiri, tepatnya berada di sebuah pabrik pembuatan panci di Kampung Bayur Opak, Desa Lebak Wangi, Kabupaten Tangerang. Demi meraup untung yang lebih besar, mereka berani melakukan perbudakan dengan gaji yang rendah dan penyiksaan terhadap karyawan agar tidak berani menceritakan apa yang dialami ketika melakukan tugas sebagai karyawan.

Kondisi-kondisi seperti kerja paksa yang diiringi dengan penyekapan, jam kerja pukul 06.00 sampai 24.00, kendaraan mengangkut buruh adalah mobil boks yang dikunci dari luar, gaji tidak dibayar, Pakaian hanya yang melekat dibadan dan sudah compang-camping, penyakit kulit karena kotor dan tidak mandi, dan kelopak mata gelap, ruang istirahat berukuran 8 x 6 meter untuk seluruh buruh (25 orang) tanpa ranjang, hanya alas tikar. Suasana kamar gelap dan lembap, tidak ada Televisi dan kipas angin, kamar mandi kotor, jorok dan bau, adalah kondisi yang harus mereka hadapi sehari-hari tanpa bisa melakukan perlawanan, karena mereka diancam dan akan disiksa bila melakukan perlawanan.

Jika anda mencari artikel tentang perbudakan di indonesia, anda akan menemukan ribuan artikel yang menyangkut akan hal tersebut, baik dari tudingan kepada pemerintah tentang bobroknya pengawalan pemerintah sampai kepada aksi-aksi solidaritas mahasiswa terhadap pemberantasan perbudakan. Perbudakan sebenarnya merupakan sebuah kesempatan peluang yang dimiliki oleh seseorang untuk mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi, biasanya berawal dari sebuah niat buruk seseorang untuk memperdaya dan memperkaya diri.

Memperbudak bila kita bandingkan dengan memperkerjakan orang sebenarnya tidak jauh beda, hanya saja kata memperkerjakan lebih disukai ketimbang kata memperbudak. Hanya saja ketika seseorang diperkerjakan dan orang tersebut bekerja dengan ikhlas dan diberi tanggung jawab serta tidak merugikan kedua belah pihak, itu sah-sah saja, padahal kalau menurut saya sebenarnya itulah perbudakan namun perbudakan yang professional.

Misalnya; amak kangkung adalah seorang pekerja yang ulet, rajin, disiplin dan tidak pernah membuat bosnya merasa kecewa. Walaupun begitu, gaji amak kangkung tidak pernah naik, sama seperti biasa ketika awal dia bekerja. Namun entah kenapa pada waktu itu amak kangkung merasa pusing dan tidak tahu apa yang dia akan lakukan sehingga membuat bosnya marah besar dan memecat amak kangkung. Dari ilustrasi ini, amak kangkung tidak diperbudak, namun diperbudak secara professional yang artinya amak kangkung harus menerima resiko ketika pekejaannya tidak lancar.

Contoh yang lain, kalau buruh tidak turun kejalan berarti buruh merasa puas dengan gaji yang diterima, namun buruh selalu turun kejalan pada hari untuk protes kepada pemerintah dengan minimnya upah buruh. Kemungkinan pertama; buruh hanya mempeingati hari buruh, sedangkan kemungkinan kedua; banyak poster-poster yang dibawa oleh buruh dengan mengatakan “buruh harus disejahterakan”, “upah buruh harus dinaikkan” DLL.

Pertanyaan saya adalah apakah ini merupakan perbudakan atau tidak?

Jawaban saya adalah ini merupakan perbudakan professional, bagaimana menurut anda?


Post a Comment

komentar anda sangat berarti bagi kami, terima kasih telah membaca blog Rantauan Lombok Merantau

Simak juga Post Sarjana Muda 45 Minggu ini

Hidup hanyalah sekedar jalan-jalan untuk menikmati kehidupan, hidup hanyalah sekedar hembusan nafas untuk melangkah menikmati jeruji Tuhan, hidup hanyalah gambaran Tuhan akan kehidupan yang lebih abadi. Oleh karena itu…, tak perlu rebut, tak perlu risau, tak perlu bingung, tak perlu galau, tak perlu merasa tertipu, tak perlu merasa bahwa hidup ini tak adil, tak perlu memberontak, tak perlu bangga, tak perlu sombong. Yang perlu kita lakukan adalah menikmati setiap proses yang ada, karena proses akan menentukan bahwa jalan-jalan dibumi yang kita lakukan sukses atau gagal. (Surga ataukah Neraka).

Data Pengunjung

Popular Posts

My Archive RLM

 

Negara Pengunjung RLM


PUTRA NTB MENULIS
SEO Stats powered by MyPagerank.Net

Statistic RLM

LOGO

LOGO
PUTRA LOMBOK MENULIS "BATUJAI"

Translate