Wednesday, March 27, 2013

0 Belajar Berimajinasi


Menjadi bagian dari lingkungan baru adalah sesuatu yang sangat berharga ketika mendapatkan berbagai macam pengalaman yang berharga, sahabat baru, suasana baru, semuanya serba baru, sehingga pikiran terus terkontaminasi, berkunjung dari tempat yang satu menuju tempat yang lain. Gairah hidup pun terasa baru ketika melihat pandangan-pandangan baru yang menarik dan unik untuk dicoba, dilihat dan dirasakan. Tentu saja semua itu telah menghadirkan sebuah rasa perbedaan dalam diri, sebuah perbedaan yang akan mengntarkan kita untuk lebih dewasa dalam berpikir, yang artinya bahwa pengalaman akan mendewasakan kita.

Sebagai manusia yang memiliki keinginan yang tak terbatas, terkadang kejenuhan adalah sebuah penghalang untuk menggapai impian yang pernah kita ucapkan ketika ditanya oleh guru SD. Waktu ditanya, mungkin anda mengatakan ingin menjadi polisi, dokter, ilmuan, guru, dan lain sebagainya dengan alasan ingin berguna bagi bangsa dan Negara. Sehinga cita-cita itu menumbuhkan semangat yang kuat didalam diri anda, sebuah kekuatan semangat yang tersimpan didalam jiwa anda, walau pada waktu itu anda tidak mengetahui maksud cita-cita itu sendiri dan pada waktu anda tumbuh menjadi lebih dewasa, baru anda mengetahui apa yang pernah anda ucapkan pada waktu itu.

Kejenuhan merupakan tamu dalam kehidupan anda, sebuah tamu yang akan memberikan anda pengetahuan tentang kejenuhan itu sendiri. Terkadang disaat kita jenuh, tingkat kesadaran positif didalam diri anda harus kalah dengan kejenuhan, sehingga kekuatan berpikir negatif lebih tinggi dari pada berpikir positif, misalnya; anda kedatangan tamu A dan B, tamu A dan B berencana memberikan anda sebuah solusi dalam meraih masa depan yang cerah, tamu A mempersentasikan idenya dengan begitu bagus dan anda merasa terhipnotis dengan ide tersebut. Sedangkan disaat tamu B mempersentasikan idenya, anda merasa bahwa ide tersebut biasa-biasa saja, tak ada pengaruh yang anda rasakan sehingga anda lebih percaya kepada tamu A. yang artinya bahwa anda lebih menginginkan ide tamu A ketimbang B.

Ilustrasi di atas adalah sebuah ilustrasi sederhana yang akan membuat anda mudah memahaminya. Sebuah ilustrasi yang menggambarkan bahwa terkadang kita terlalu mudah dalam menilai sesuatu, misalnya dalam hal ini adalah kejenuhan, misalnya anda mengatakan “aku jenuh dengan semua ini, aku ingin sesuatu yang baru” namun disaat anda menemukan yang baru, anda juga merasa jenuh dengan hal tersebut, karena manusia tidak pernah puas dengan apa yang dicapai.

Inilah sebuah singkatan dari kata Jenuh yang akan saya gambarkan buat anda. JENUH (Jerumus, Emosional, Negatif, Uringan (bermalas-malasan), Hasrat).

Jerumus

Salah satu musuh besar manusia dalam hidup menuju keridhoanNya adalah syaitan, sehingga dari awal kehidupan manusia, mereka semua sudah bertekad untuk menjerumuskan manusia dari jalan kebenaran sehingga masuk dalam perangkapnya yang nikat didunia ini, namun diakhirat nanti, ornag-orang yang sudah terjerumus oleh syaitan maka akan menikmati dahsyatnya api neraka. Biasanya dalam kejenuhan manusia, syaitan begitu ampuh bisikannya, sehingga disaat seperti itulah syaitan terkadang menjadi pemenang dalam menyesatkan manusia kejalan yang sesat.

Jenuhnya manusia terkadang bisa berbuat apa saja, tidak pandang bahwa itu adalah perbuatan salah maupun benar, haram maupun halal dan sebagainya. Sehingga kita harus berhati-hati ketika dalam keadaan jenuh.

Emosional

Emosi biasanya lahir ketika anda merasakan kejenuhan dalam hidup atau ketika anda merasa marah dengan kejenuhan itu sendiri, emosional bukan berarti emosi secara fisik namun sebuah ego yang muncul ketika kita merasakan sesuatu yang tidak kita inginkan. Misalnya; ketika anda merasa terkurung dengan keadaan, sehingga dengan keadaan tersebut anda tidak mampu berbuat apa-apa, yang pada akhirnya marah pada diri sendiri.

Negatif

Negatif bukan berarti anda SGM (Sinting, Gila Dan Miring) akan tetapi suatu keadaan yang jauh dari anda yang sebenarnya. Misalnya; chois adalah seorang cowok yang memiliki kepribadian yang tegas, selalu berpikir positif dengan masalah yang dihadapi, tidak pernah putus asa dan tak pantang menyerah, namun dengan datangnya musibah yang sangat berat menimpanya, kepribadiannya tersebut hilang bagai ditelan bumi. Murung dan selalu fesimis dengan harpan yang diimpian selama ini, sehingga orang-orang yang mengenal chois selalu berkata “kepribadian mu yang sekarang adalah kepribadian yang buruk, mana chosi yang aku kenal dahulu”.

Uringan (Bermalas-Malasan)

Anda sudah tentu tahu dampak kalau anda terus uringan-uringan setiap hari, kebawaannya tidak ingin beraktivitas, mengunci diri dikamar dan tabu akan hal-hal baru yang hadir dalam kehidupan ini. oleh karena itu, secara singkat jauhkan diri anda dari sifat uringan atau bermalas-malasan ini.

Hasrat

Hasrat adalah suatu keinginan atau kemauan tertentu yang dapat diulang-ulang. Kemauan merupakan salah satu fungsi hidup kejiwaan manusia, dapat diartikan sebagai aktifitas psikis yang mengandung usaha aktif dan berhubungan dengan pelaksanaan suatu tujuan. Tujuan adalah titik akhir dari gerakan yang menuju pada sesuatu arah. Adapun tujuan kemampuan adalah pelaksanaan suatu tujuan-tujuan yang harus diartikan dalam suatu hubungan. Misalnya, seseorang yang memiliki suatu benda, maka tujuannya bukan pada bendanya, akan tetapi pada mempunyai benda itu”, yaitu berada dalam relasi (hubungan), milik atas benda itu.

Seseorang yang mempunyai tujuan untuk menjadi sarjana, dengan dasar kemauan, ia belajar dengan tekun, walaupun mungkin juga sambil bekerja. Dalam istilah sehari-hari, kemauan dapat disamakan dengan kehendak dan hasrat. Kehendak ialah suatu fungsi jiwa untuk dapat mencapai sesuatu yang  merupakan kekuatan dari dalam dan tampak dari luar sebagai gerak-gerik.

Namun dalam masalah ini, hasrat yang tinggi ketika anda dalam menghadapi masalah “jenuh” maka semuanya akan pudar. Oleh karena itu jika anda sudah memahami arti dari semua itu, saya yakin bahwa anda tidak akan merasa pesimis malahan akan membuat anda semakin optimis dalam menghadapi hidup yang kejam ini.



Post a Comment

komentar anda sangat berarti bagi kami, terima kasih telah membaca blog Rantauan Lombok Merantau

Simak juga Post Sarjana Muda 45 Minggu ini

Hidup hanyalah sekedar jalan-jalan untuk menikmati kehidupan, hidup hanyalah sekedar hembusan nafas untuk melangkah menikmati jeruji Tuhan, hidup hanyalah gambaran Tuhan akan kehidupan yang lebih abadi. Oleh karena itu…, tak perlu rebut, tak perlu risau, tak perlu bingung, tak perlu galau, tak perlu merasa tertipu, tak perlu merasa bahwa hidup ini tak adil, tak perlu memberontak, tak perlu bangga, tak perlu sombong. Yang perlu kita lakukan adalah menikmati setiap proses yang ada, karena proses akan menentukan bahwa jalan-jalan dibumi yang kita lakukan sukses atau gagal. (Surga ataukah Neraka).

Data Pengunjung

Popular Posts

My Archive RLM

 

Negara Pengunjung RLM


PUTRA NTB MENULIS
SEO Stats powered by MyPagerank.Net

Statistic RLM

LOGO

LOGO
PUTRA LOMBOK MENULIS "BATUJAI"

Translate